Pages

Sunday, March 31, 2013

The Hobbit


Judul : The Hobbit (cetak ulang dengan cover film)
Penulis : J.R.R. Tolkien
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama
Tanggal Terbit : November 2012

Inilah kisah tentang seorang Baggins yang pergi bertualang, dan mendapati dirinya melakukan dan mengucapkan hal-hal yang tak disangka-sangka…

Bilbo Baggins adalah hobbit yang suka hidup nyaman, tidak ambisius, jarang bepergian jauh selain ke gudang makanan di lubang hobbit-nya di Bag-End. Tetapi hidup nyamannya terganggu ketika Gandalf si Penyihir, dan 13 kurcaci mendatanginya suatu hari, untuk mengajaknya menempuh perjalanan “pergi dan kembali”. Mereka berencana mengambil harta Smaug, naga raksasa yang sangat berbahaya…

***

Kalau novel ini nggak diadaptasi menjadi film, aku nggak akan baca ini, karena aku pikir buku ini ceritanya bagus tapi membosankan. Nah, bulan Desember kemarin aku nonton filmnya di bioskop bareng beberapa teman. Ternyata salah satu temanku ada yang sudah pernah membacanya. Aku jadi berpikir, kalau temanku bisa baca novel itu, kenapa aku nggak? Karena aku nggak mau kalah akhirnya aku pinjam novel ini dari temanku itu. Butuh waktu dua bulan untuk menyelesaikannya, karena jujur saja aku agak bosan. Selain itu aku juga punya banyak PR dan sibuk belajar untuk UHT dan UTS, dan ketika aku punya waktu longgar aku malah tergoda dengan film atau novel lain yang lebih tipis.

Akhirnya ketika UTS berakhir aku bertekad untuk menyelesaikannya, dan akhirnya… setelah dua bulan penantian aku selesai membacanya! Hore!

The Hobbit bercerita tentang Bilbo Baggins yeng merupakan tokoh utama dari cerita ini. Bilbo sendiri merupakan paman dari Frodo Baggins, tokoh utama dari trilogi The Lord of The Rings. Dikisahkan bahwa Bilbo dipaksa oleh Gandalf sang penyihir untuk mengikuti sebuah petualangan bersama tiga belas kurcaci. Para kurcaci ingin membunuh Smaug, naga yang dulu telah menghancurkan negeri mereka dan mengambil alig Gunung Sunyi yang penuh oleh harta kurcaci. Petualangan mereka tidak mudah. Mereka harus berhadapan dengan troll, kemudian diculik oleh goblin. Belum lagi perjalanan mereka harus melewati Hutan Berkabut yang menyeramkan, dan di tengah perjalanan mereka disekap oleh Peri Hutan. Tapi masalah sesungguhnya ada pada akhir perjalanan : Smaug, sang naga yang telah menghancurkan negeri para kurcaci.

Menurutku novel ini ceritanya bagus, meskipun mungkin tidak sebagus novel fantasi lain. Meskipun aku belum pernah membaca The Lord of The Rings, namun aku yakin cerita The Lord of The Rings lebih bagus dari The Hobbit. Gaya bahasanya seperti kebanyakan novel-novel barat yang sudah lama alias agak membosankan.

Aku suka dengan tokoh Bilbo. Ia selalu kangen rumah dan tidak pernah menikmati petualangan yang ia hadapi, tapi pada akhirnya dia sangat menyukai petualangannya. Aku paling nggak suka dengan Thorin Oakenshield, pemimpin para kurcaci, karena ia terlalu egois dan keras kepala.

Overall, aku kasih bintang 3/5 untuk cerita ini.

Sunday, February 24, 2013

Hanami


Judul : Hanami
Penulis : Fenny Wong
Penerbit : Gagas Media
Tahun terbit : 2012

Kepada Sakura

Kau adalah hangat. Padamu aku temukan dunia yang ramai dan selalu bahagia. Kau adalah rumah. Tempat aku menitipkan tawa kanak-kanakku, juga menyimpan mimpi tentang sebuah masa depan.
Suatu hari, mungkin rumahku tidak lagi kau. Tidak bisa dan tidak mungkin. Kau hanyalah rumah tempat aku menyimpan berpuluh-puluh frame yang tidak akan lapuk karena waktu. Tempat aku selalu kembali meski mungkin kau tidak lagi berada disana.
-Keigo

Kau datang menjelma sepi. Lalu, pergi meninggalkanku dalam gigil. Gadis polos dalam kamuflase musim semi, aku membencimu. Tak ada kau dan aku dalam cerita masa depan. Itulah mengapa aku memilih menjauh.
Namun, kau tahu, hingga mana pun jauh mengantar langkahku, ternyata tak pernah ada yang menamai rasa rindu milikku, sesempurna kau menamainya. Dan, membuatnya akan selalu jadi milikmu.
-Sakamura Jin

***

Nishikado Sakura, gadis remaja yang cantik dan polos, tinggal bersama Kawaguchi Keigo yang sudah dia anggap sebagai kakak sendiri. Usia mereka terpaut cukup jauh, dan mereka juga tidak ada hubungan darah, namun dari kecil mereka sudah tinggal bersama. Sakura tidak tahu sama sekali tentang keluarga dan juga latar belakangnya. Ia sering bertanya pada Keigo, namun Keigo tidak pernah menjawabnya. Pernah sekali Keigo memberikan sebuah foto. Di dalam foto tersebut ada seorang pria, wanita, dan seorang anak laki-laki. Dan dibaliknya ada tulisan Nishikado Tsubaki.

Selama ini, Sakura percaya bahwa Nishikado Tsubaki adalah ibunya, pria dalam foto adalah ayahnya, dan anak lelaku itu adalah kakaknya, namun ia tidak tahu mengapa keluarganya tidak tinggal bersamanya sekarang. Ia juga tidak tahu siapa nama pria dan anak lelaki dalam foto. Sampai akhirnya ia bertemu dengan seorang nenek yang mengenal Tsubaki dan juga pria dan anak laku-laki tersebut. Pria itu bernama Kyosuke, sedangkan anak laki-lakinya bernama Jin.

Takdir pun membawanya menemui Sakamura Jin, yang ia percaya sebagai kakaknya. Namun, Jin tidak mengakui Sakura sebagai adiknya. Sakura juga belum mengetahui misteri tentang orang tuanya.

Misteri pun mulai terungkap. Siapa sebenarnya Sakura, mengapa Jin tinggal sendirian, dan mengapa selama ini Keigo-lah yang tinggal bersama Sakura, semua itu dilatar belakangi oleh orang yang sama.

Novel yang sebenarnya cukup bagus untuk ukuran teenlit/young adult, namun entah mengapa aku tidak merasa entertained ketika membacanya. Padahal gaya bahasanya bagus dan enak dibaca. Mungkin karena aku agak jengkel dengan karakter Sakura yang polos dan kekanak-kanakan. Seperti ketika ia berhadapan dengan Jin, Sakura terlalu memaksakan kehendaknya, sehingga aku mengerti kenapa pada awalnya Jin membenci Sakura.

Aku paling suka dengan tokoh Keigo yang lembut dan bertanggung jawab. Tipe lelaki idaman. Sakura sangat beruntung karena mempunyai kakak seperti Keigo, meskipun bukan kakak kandung.

Buku yang pas untuk dijadikan bacaan selingan yang tidak berat. Aku kasih bintang 3/5.

Saturday, February 16, 2013

I For You


Judul : I For You
Penulis : Orizuka
Penerbit : Gagas Media
Tahun terbit : 2012

Cessa dan Benji merupakan pasangan fenomenal di SMA Pelita Kita. Mereka sama-sama berasal dari keluarga yang kaya, dan mereka juga sudah bersama sejak kecil. Banyak murid yang mengidolakan mereka, namun perilaku Cessa dan Benji yang seperti putri dan pangeran membuat para penggemarnya tidak berani mendekati mereka, sehingga bisa dikatakan mereka tidak punya teman.

Ketika mereka naik ke kelas dua belas, segalanya berubah. Cessa dan Benji berada di kelas yang sama dengan Surya, seorang siswa miskin yang bersekolah disana menggunakan beasiswa. Kepandaiannya lah yang bisa membuatnya bersekolah di sekolat elit itu. Cessa awalnya membenci Surya karena dia miskin, namun lama-lama Cessa jatuh hati pada pemuda pintar itu. Surya tidak senang dengan perhatian yang Cessa berikan untuknya. Ia terlalu fokus pada pelajaran, dan ia tidak ingin hal-hal seperti ‘berpacaran’ membuatnya lalai untuk belajar. Apalagi kehadiran Benji yang selalu ada di samping Cessa dan melindunginya dari hal-hal kecil membuat Surya semakin risih. Namun, Surya akhirnya luluh dan ia bisa menerima Cessa di hatinya. Sementara Benji jatuh cinta dengan Bulan, adik Surya, dan akhirnya berpacaran dengannya.

Namun status Cessa yang berpacaran dengan Surya, dan Benji yang berpacaran dengan Bulan, tidak menghentikan Benji untuk terus melindungi Cessa dan berada di sisinya. Cessa yang tadinya tidak pernah ikut pelajaran olahraga, memutuskan untuk mengikuti pelajaran olahraga untuk yang pertama kalinya. Benji tidak senang, dan ia melarang Cessa dengan keras, namun Cessa tetap nekat. Ketika pelajaran olahraga, Cessa terluka, dan sebelum murid lain sadar apa yang terjadi pada Cessa, Benji segera membopong Cessa untuk mengobati lukanya.

Surya merasa sangat bodoh. Pacarnya terluka, dan yang menolongnya bukan ia tapi lelaki lain. Ia merasa sudah waktunya Benji melepas Cessa pada Surya, karena sekarang Surya-lah pacar Cessa, sedangkan Benji sudah berpacaran dengan Bulan. Namun hal itu ditolak oleh Benji dengan alasan yang sangat tidak jelas.

Ada apa dengan Cessa? Mengapa Benji selalu berada di samping Cessa? Ada rahasia dibalik semuanya.

Aku suka dengan karya-karya Orizuka, dan novel ini pun tidak terkecuali. Aku suka dengan ide cerita dan plotnya. Bagus dan enak dibaca. Aku suka dengan semua karakter di novel ini. Sifat Cessa yang polos, manja, dan rapuh, biasanya aku tidak menyukai karakter seperti itu di novel. Tapi khusus di novel ini aku bersimpati pada Cessa, karena apa yang terjadi padanya (maaf nggak bisa kasih SPOILER hehe). Selain itu aku juga suka karakter Surya yang realistis dan pekerja keras. Benji juga tidak ketinggalan. Sifat Benji yang gentle dan selalu melindungi sangat diidam-idamkan cewek kayak aku.

Aku nangis dikit waktu baca ini. Ceritanya cukup menyedihkan, tapi sekali lagi, maaf nggak bisa kasih SPOILER. Overall, aku kasih bintang 4/5 untuk cerita yang bagus dan menyayat hati (meskipun nggak banyak).

Friday, November 23, 2012

Chapter 1 : Making This Blog

Okay, this is what i called 'much efforts'.

I had to make this blog before November 26th 2012, right before exams. So I made it although i was sleepy and a bit dizzy before i could study for exam.

Maybe some of you will think since it is my third blog, why didn't I use my first or second blog? Well, in my first blog, I use blogskin from http://www.blogskins.com/ , and I didn't know if it was allowed or not. And for my second blog, I didn't use it because it is about book reviews. I don't want to mix it with something that I have to post here.

This is the process when I made "Visit These" widget.



The process when I made "Beautiful Things" widget.


The process when i made "Disclaimer" widget.



Prologue

Hello!
This is my third blog, kekeke. I hope you'll enjoy it, since i made it with much efforts (sorry for the exaggeration).